Senin, 23 Februari 2015

cara memperbanyak tanaman dengan vegetatif buatan

Macam- macam Perkembangbiakan Vegetatif Buatan 
a.      Mencangkok

     Syarat tumbuhan yang dapat dicangk adalah batangnya memiliki kambium, tidak terlalu tua dan tidak juga terlalu muda, ukurannya kira-kira sebesar ibu jari kaki orang dewasa.
     


     Cara mencangkok : 
     1. Buat keratan melingkar berjarak 3 – 5 cm.
     2. Kupas bulit batang sampai kebilatan kambiumnya.
     3. Bersihkan lapisan kambium dengan cara mengerok.
     4. Keringkan cangkokan beberapa hari (2 – 4 hari).
     5. Tutup cangkokan dengan tanah gembur yang dibalut sabut 
          kelapa atau plastik.
          Contoh tumbuhan yang dapat dicangkok mangga, rambutan, 
          jambu, jeruk, dsb.

b. Menyetek



        Menyetek adalah menanam potongan bagian batang tanaman yang  memiliki mata tunas. 

   
Cara menyetek
    1. Pilih batang yang sudah cukup tua (batang bagian bawah)
    2. Potong dan biarkan beberapa hari di tempat teduh.
    3. Tanam batang pada tanah yang sudah dicangkul.
        Contoh : singkong
c. Mengeten

        Mengeten sama dengan menyambung yaitu menggabungkan batang bawah dengan batang atas tanaman yang berbeda dari satu keluarga.

    
Cara mengeten :
   1. Potong secara diagonal batang bawah dan batang atas (ukuran batang atas
       dan batang bawah harus sama).
   2. Buat celah pada batang atas dan batang bawah.
   3. Temukan batang atas dan batang bawah sampai  kambium dari kedua batang bertemu.
   4. Ikat dengan tali rafia.
       Contoh : durian dengan mangga, terung dengan tomat

d. Merunduk

        Merunduk adalah membengkokkan sebagian cabang kemudian membenamkannya ke dalam tanah.
        Cara merunduk :
         1. Rundukkan batang tanaman.
         2. Benamkan batang di dalam tanah.
         3. Potong batang yang dirundukkan jika
     sudah mengeluarkan banyak akar.
     4. Tanam hasil rundukkan di tempat lain.
             Contoh : arbei, apel, bugenvil.

e. Menempel

        Menempel dilakukan untuk  menggabungkan dua sifat tanaman yang berbeda.  Cara menempel : 1. Iris kulit batang yang akan ditempel 
    berbentuk segi empat.
2. Tunas yang akan ditempel diiris 
    sebesar irisan pada batang
       3. Irisan tunas ditempel pada batang 
    kemudia diikat.
4. Jika tunas sudah mulai tumbuh, batang 
    bagian atas tunas dipotong agar tunas
    tumbuh lebih cepat.
     Contoh tumbuhan yang dapat ditempel  : jeruk, alpukat, rambutan
Sumber : http://asagenerasiku.blogspot.com/2012/02/perkembangbiakan-vegetatif-buatan.html

Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan

1. Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Generatif (Kawin)
Perkembangbiakan secara generatif  pada tumbuhan berbiji tertutup ditandai dengan munculnya bunga. Dalam bunga inilah terdapat Putik dan Benang Sari yang menjadi alat reproduksi bagi tumbuhan. Untuk lebih jelasnya, kita harus mengetahui terlebih dahulu bagian-bagian dari bunga agar kita lebih mudah untuk memahami penjelasan selanjutnya.

Bunga tersusun dari beberapa bagian. Namun ada bunga yang disebut dengan bunga lengkap dan bunga tidak lengkap, juga ada yang disebut dengan bunga sempurna dan bunga tidak sempurna. Apa maksudnya yah? Yuk kita telaah lebih dalam.

===> Bagian-Bagian Bunga


  • Perhiasan bunga. Yang dimaksud dengan Perhiasan Bunga yaitu kelopak dan mahkota bunga. Kelopak bunga merupakan bagian dari bunga yang letaknya di dekat dasar bunga dan menyambung dengan tangkai bunga. Kelopak bunga ini biasanya menyelimuti bunga saat bunga masih dalam keadaan kuncup dan biasanya setelah mekar dalam waktu tertentu, akan gugur dengan sendirinya. Bentuk kelopak bunga sangat beraneka ragam bentuk dan warnanya sesuai dengan jenis bunga. Bagian kelopak bunga inilah yang memberikan keindahan pada bunga tersebut dan biasanya warnanya digunakan untuk mengindetifikasi jenis bunga tersebut. Misalnya bunga mawar yang warna kelopaknya merah disebut dengan Red Roses atau Mawar Merah.
  • Dasar Bunga. Dasar bunga merupakan bagian ujung tangkai bunga yang membesar dan menjadi tempat melekatnya mahkota bunga.
  • Tangkai Bunga. Tangkai bunga merupakan bagian yang menghubungkan bunga dengan batangnya.
  • Benang Sari. Benang sari adalah Alat Kelamin Jantan bagi tumbuhan. Benang sari sendiri terdiri dari Tangkai Sari dan Kepala SAri, dan di dalam kepala sari inilah terdapat butir-butir serbuk sari.
  • Putik. Putik adalah Alat Kelamin Betina pada tumbuhan. Putik terdiri dari tangkai Putik, Kepala Putik dan bakal Buah, dan di dalam bakal buah terdapat Bakal Biji. Di dalam bakal biji tersebut, masih terdapat dua inti yaitu calon Lembaga dan Sel Telur.
  • Baiklah, saya kembali pada ulasan sebelumnya tentang Bunga Lengkap dan Tak Lengkap serta Bunga Sempurna dan Tak Sempurna.
  • Bunga Lengkap adalah bunga yang memiliki seluruh bagian-bagian bunga. Bunga Tidak lengkap adalah bunga yang tidak memiliki salah satu bagian bunga seperti yang dijelaskan di atas.
  • Bunga Sempurna adalah bunga yang memiliki Putik dan Benang Sari. Sedangkan Bunga Tidak Sempurna adalah bunga yang hanya memiliki satu alat perkembangbiakan saja. Misalnya bunga yang hanya memiliki Benang sari saja dan dinamakan Bunga Jantan, serta bunga yang hanya memiliki Putik saja dan disebut dengan bunga Betina.

===> Proses Penyerbukan atau Pembuahan
Dalam proses perkembangbiakan generatif pada tanaman dikenal dengan Penyerbukan. Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari pada Kepala Putik. Berdasarkan asal serbuk sarinya, penyerbukan dapat dibedakan menjadi:


  • Penyerbukan Sendiri. Penyerbukan Sendiri adalah penyerbukan yang terjadi apabila Benang Sari yang jatuh pada Kepala Putik berasal dari bungan itu sendiri dan tentu saja yang dapat melakukannya adalah Bunga Lengkap yang memiliki Putik dan Benang Sari Sekaligus.
  • Penyerbukan Tetangga. Penyerbukan Tetangga adalah penyerbukan yang terjadi jika serbuk sari yang jatuh di kepala putik berasal dari bunga lain tetapi masih pada satu pohon.
  • Penyerbukan Silang. Penyerbukan Silang adalah penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari yang jatuh di kepala putik berasal dari bunga lain yang sejenis tetapi berbeda pohonnya.
  • Penyerbukan Bastar. Penyerbukan Bastar adalah Penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari yang jatuh di kepala putik berasal dari bunga lain yang tidak sejenis.
  • Kalau di atas adalah jenis-jenis penyerbukan yang terjadi berdasarkan asal muasal serbuk sari yang jatuh di kepala putik, maka berikut ini adalah Jenis-Jenis penyerbukan berdasarkan faktor yang  menyebabkan sampainya serbuk sari ke kepala putik, yaitu:
  • Penyerbukan oleh angin. Bunga yang penyerbukannya dibantu oleh angin memiliki ciri-ciri antara lain memiliki serbuk sari yang banyak, kecil, kerig dan ringan sehingga mudah diterbangkan oleh angin. Pada dasrnya bunganya kecil atau mahkotanya kecil dan bahkan ada yang tidak memiliki mahkota. Contohnya adalah bunga pada tumbuhan rerumputan.
  • Penyerbukan oleh hewan. Bunga yang penyerbukannya dibantu oleh hewan memiliki ciri-ciri antara lain memiliki mahkota bunga yang besar, menarik, memiliki warna mahkota yang mencolok, mengeluarkan bau yang khas serta menghasilkan nektar yang semuanya dapat menarik binatang untuk menghampirinya. Bunga jenis ini umumnya memiliki serbuk sari yang menggumpal dan lengket sehingga mudah menempel pada hewan (terutama pada kaki-kaki serangga). Contoh hewan yang biasanya membantu penyerbukan adalah Kupu-kupu, lebah madu, kelelawar dll.
  • Penyerbukan oleh air. Penyerbukan yang dibantu oleh air biasanya terjadi pada tumbuhan-tumbuhan air. Hal ini terjadi karena air hujan yang turun dapat mengenai serbuk sari. Air yang telah mengandung serbuk sari tersebut kemudian jatuh pada kepala putik sehingga terjadilah penyerbukan.
  • Penyerbukan oleh manusia. Tumbuhan yang proses penyerbukannya dibantu oleh manusia adalah tumbuh-tumbuhan yang umumnya berguna bagi kehidupan manusia sehingga manusia sering melakukan kotak dengan tumbuhan berbunga tersebut. Contohya adalah Vanili dan bunga anggrek.

PERKEMBANGBIAKAN Vegetatif alami dan buatan

       Perkembangbiakan pada Tumbuhan
    Perkembangbiakan pada tumbuhan terbagi menjadi 2 (dua), yaitu dengan cara dengan menggunakan bagian tubuh dari induknya (vegetatif) dan dengan menggunakan biji/secara kawin (generatif).
1. Perkembangbiakan Secara Vegetatif
Perkembangbiakan secara vegetatif dibagi menjadi 2 (dua), yaitu vegetatif alami dan vegetatif buatan. Vegetatif alami merupakan perkembangbiakan yang dilakukan tanpa bantuan manusia. Sedangkan vegetatif buatan adalah perkembangbiakan yang dibantu oleh manusia.
a. Perkembangbiakan Vegetatif Alami
Perkembangbiakan vegetatif alami dapat terjadi melalui Umbi Lapis, Umbi Batang, Tunas, Rizoma, Geragih, dan Spora.
  • Umbi Lapis
vegetatif alami umbi lapis
Merupakan sejenis umbi yang terbentuk dari tumpukan (pangkal) daun yang tersusun rapat dalam format roset. Contoh : Bawang Merah, Bawang Bombay, dan Bawang Putih.
  • Umbi Batang
vegetatif alami umbi batang
Merupakan tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan dibagian batang yang membesar dalam tanah yang menjadi umbi. Contohnya : Kentang.
  • Tunas
vegetatif alami tunas
Adalah bagian tumbuhan yang baru tumbuh dari kuncup yang berada di atas permukaan tanah/induknya. Tunas dapat terdiri dari batang, ditambah dengan daun muda, calon bunga, atau calon buah. Contohnya : cemara, bambu, sukun, dan tebu.
  • Rizoma (Akar Tinggal)
vegetatif alami rizoma akar tinggal
Adalah batang yang tumbuh di dalam tanah. Contohnya : Kencur, Jahe, Lengkuas, dan Kunyit.
  • Geragih
vegetatif alami geragih
Merupakan tumbuhan yang berbatang merambat. Geragih tersusun atas ruas-ruas. Setiap ruas yang menempel pada tanah akan membentuk akar dan tumbuh tunas baru. Contohnya : Rumput Teki, dan Strowberi.
  • Spora
vegetatif alami spora
Adalah sejenis tumbuhan paku-pakuan. Pada bagian bawah daun terdapat bintik-bintik yang disebut spora. Jika spora jatuh ke tanah akan tumbuh tanaman baru. Contohnya : Suplir.
b. Perkembangbiakan Vegetatif Buatan
Setek, cangkok, sambung (enten), tempel (okulasi), runduk, dan kultur jaringan adalah cara perkembangbiakan vegetatif buatan.
  • Setek
vegetatif buatan setek
Adalah menanam beberapa bagian tumbuhan yang dapat ditanam berupa batang, tangkai, atau daun dan tidak semua tumbuhan dapat disetek. Contohnya : Singkong , Mawar dan Tebu.
  • Cangkok
vegetatif buatan cangkok
Tumbuhan yang dapat di cangkok adalah tumbuhan yang berkulit kayu dan dikotil (berbiji 2). Contohnya : Mangga, Jambu, dan Jeruk.
  • Sambung (Enten)
vegetatif buatan sambung enten
Menyambung adalah menggabungkan batang bawah dan batang atas dua tanaman yang sejenis. Tujuan menyambung adalah menggabungkan sifat-sifat unggul dari dua tanaman sehingga diperoleh satu tanaman yang memiliki sifat-sifat unggul.
  • Okulasi (Tempel)
vegetatif buatan okulasi tempel
Okulasi adalah menyatukan tumbuhan yang berbeda sifat. Contohnya dalah bunga mawar yang berbeda warna.
  • Runduk
Adalah memendam batang tanaman ke dalam tanah. Jika sudah tumbuh akar kita potong bagian batang dari batang induk tumbuhan tersebut. Contohnya : stroberi, alamanda, anyelir, apel, selada air, anggur.
  • Kultur Jaringan
Adalah suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti sekelompok sel atau jaringan, sehingga bagian tanaman tersebut dapat memperbanyak diri tumbuh menjadi tanaman lengkap kembali.
2. Perkembangbiakan Secara Generatif
Perkembangbiakan secara generatif terjadi pada bunga yang terjadi yaitu penyerbukan. Penyerbukan adalah jatuhnya serbuk sari pada permukaan putik. Terdapat bunga yang sempurna dan juga ada bunga yang tidak sempurna.
Bunga sempurna adalah bunga yang memiliki bagian-bagian berikut :
bunga sempurna
  • Tangkai bunga
  • Dasar bunga
  • Kelopakbunga
  • Mahkota bunga
  • Benang sari
  • Putik
Bunga yang tidak sempurna adalah tidak memiliki salah satu bagian di atas.
Penyerbukan dapat terjadi melalui bantuan angin, hewan, air, dan manusia. Contohnya :
  • Tanaman yang pernyerbukannya dibantu hewan misalnya jeruk, belimbing, dan kapuk randu.
  • Penyerbukannya dibantu angin adalah jagung, padi, dan rumput-rumputan.
  • Penyerbukan dilakukan manusia karena serbuk sari sulit untuk mencapai kepala putik. Contoh penyerbukan yang dilakukan petani pada tumbuhan vanili.
Penyerbukan dibedakan menjadi 4 (empat) :
a. Penyerbukan Sendiri
Yaitu apabila serbuk sari dari satu bunga jatuh ke kepala putik bunga itu sendiri.
b. Penyerbukan Tetangga
Yaitu apabila serbuk sari dari satu bunga jatuh ke kepala putik bunga lain yang sejenis.
c. Penyerbukan Silang
Serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda tumbuhan. Tumbuhan tersebut masih satu jenis.
d. Penyerbukan Bastar
Yaitu apabila serbuk sari dari satu bunga jatuh ke kepala putik bunga lain yang sejenis, namun varietasnya berbeda. Contoh penyerbukan antara cabe merah dengan cabe rawit.
Itulah tadi perkembangbiakan pada tumbuhan. Semoga bermanfaat yah.